Tuesday, January 31, 2012

Lagi Galau

Begini ceritanya. Gue lagi galau, gue lagi menggalaukan suatu hal yang tidak pasti. Gue bingung, kenapa gue bisa galau. Dan sekarang gue merenung, mencoba kembali galau...


Menurut gue, galau itu banyak, kalau bahasa matematikanya tidak terdefinisi. Kenapa bisa lari ke matematika? karena sekarang gue lagi belajar matematika. *Kembali galau lagi...*

Dulu gue termasuk mahir dalam matematika, dan sekarang nilai matematika gue pas-pasan. Padahal matematika masihlah menjadi pelajaran favorit gue. Mungkin karena soal-soalnya semakin susah? atau mungkin matematika udah engga menjadi matematika yang kayak dulu lagi? matematika yang gue kenal. *Galau lagi...*

Kalau ditanya galau itu dilema, banyak yang bilang benar. Karena sekarang kata galau disinonimkan dengan kata dilema. Buktinya, banyak gue temuin tweet-tweet yang mengganti kata dilema menjadi galau. Contoh tweet yang mengganti kata dilema menjadi galau:
"Aduh galau nih.. milih dia cewek yang item tapi putih, atau dia, cewek yang agak gendut tapi kurus banget.. Yg mana ya??? galau men...."
Pasti pernah deh temuin tweet semacam itu.

Gue kembali menelusuri, mencoba mencari arti sejati dari kata galau. Gue memutar lagu dari myspace-nya Raditya Dika, judulnya Selamanya. Gue galau.. Disitu gue seperti terbawa suasana, suasana dari apa yang dirasakan Raditya Dika saat menuliskan syair dan membuatnya menjadi lagu yang melow, lagu yang galau. Dan kembali, gue berpikir sepertinya itu yang dinamakan galau. *Galau lagi..*

Disini, gue sendiri menatap komputer, mengetik sedikit tulisan, sambil terkadang terdiam menghela napas. Apa yang gue rasa saat sendiri adalah hampa. Hampa yang membuat gue harus bermain dengan pikiran, yang terkadang membawa gue kembali kepada kenangan. Disaat gue menemukan kenangan, entah itu indah, menyenangkan, ataupun menyedihkan, gue rasa gue ingin kembali kesaat itu, memutar waktu dan bertindak seperti saat itu. Dan ketika kita hanya bisa membayangkannya, tanpa bisa melakukannya, disitu galau kembali hadir. Dan sepertinya, itu yang dinamakan galau. *Galau lagi..*

Gue semakin bingung, apa yang gue rasa saat ini. Menulis segala sesuatu dan mengartikan kata galau yang begitu banyak. Sedikit bergaya puitis, sambil bergalau-galauan. Gue engga tau. Tetapi yang pasti... Gue lagi galau.

VIDEO LAGU SELAMANYA: